Beranda / TNI - POLRI / Kasat Lantas Polres Lotim: Kami Bersih dari Calo, Biaya SIM Sesuai Aturan

Kasat Lantas Polres Lotim: Kami Bersih dari Calo, Biaya SIM Sesuai Aturan

Lombok Timur, newsmataram.id – Kasat Lantas Polres Lombok Timur, AKP Tira karista, S.I.K., M.Si., memberikan klarifikasi tegas terkait beredarnya isu dugaan pungli dalam proses pembuatan SIM C, di POlres Lombok Timur.

Kasat Lantas  menepis keras tudingan yang menyebut adanya praktik percaloan dan pungli dalam pelayanan pembuatan SIM di wilayahnya. “Tidak ada ruang bagi calo, tidak ada tempat untuk pungli. Kami pastikan, setiap pengurusan SIM di Polres Lombok Timur dilakukan secara resmi dan sesuai aturan,” tegas AKP Tira karista, Selasa (27/5/2025).

Pernyataan Kasat Lantas itu, sekaligus membantah klaim salah satu anggota organisasi kemahasiswaan yang mengaku mengeluarkan biaya hingga Rp 635.000 untuk membuat SIM C tanpa mengikuti ujian praktik.

AKP Tira karista menyebut informasi itu  menyesatkan dan merusak citra pelayanan publik yang selama ini dibangun secara bersih dan profesional.

“Kalau ada oknum yang mengaku bisa urus SIM tanpa tes, itu pasti bukan bagian dari kami. Saya tegaskan, kami tidak pernah melegalkan proses seperti itu,”tandasnya.

Dijelaskan Kasat Lantas,  biaya pembuatan SIM telah diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 76 Tahun 2020. Untuk SIM C, biaya resmi ditetapkan sebesar Rp 100.000, tidak termasuk biaya tambahan untuk tes kesehatan dan psikologi yang bergantung pada lembaga pelaksana masing-masing.

“Kalau sampai keluar biaya Rp 500 ribu lebih, itu sudah di luar kendali kami. Kami tidak pernah meminta biaya semacam itu. Bila masyarakat menemukan praktik seperti itu, segera laporkan, akan kami tindak tegas,” ujarnya.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk tidak tergoda dengan tawaran calo dan selalu menempuh jalur resmi dalam pengurusan dokumen negara seperti SIM.

“Mari kita jaga marwah institusi ini bersama. Jangan sampai ulah satu-dua oknum di luar sistem merusak kepercayaan masyarakat terhadap Polri. Kami terbuka untuk menerima masukan dan siap melakukan perbaikan bila ada kekurangan,” pungkasnya. (pltm27/r01).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *