
Sumbawa, newsmataram.id – Wilayah Kabupaten Sumbawa diguncang gempabumi tektonik berkekuatan M=4,4. Episenter terletak pada koordinat 7,93° LS; 117,23° BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 58 km timur laut Pulau Saringi, NTB pada kedalaman 12 km. Kamis, 12 September 2024 pukul 02.01.55 Wita.
Memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat aktivitas sesar naik busur belakang Flores ( Flores Back Arc Thrust ). Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan naik (Thrust Fault).
Kepala Stasiun Geofisika Mataram, Ardhianto Septiadhi S.Si, dalam keterangan tertulis yang diterima media ini, Kamis (12/9/2024) menyebutkan, dampak gempabumi berdasarkan laporan masyarakat berupa guncangan dirasakan di wilayah Kabupaten Sumbawa III MMI, dimana getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu.
‘’ Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempabumi tersebut. Hasil pemodelan tsunami dengan sumber gempabumi tektonik menunjukkan bahwa gempabumi ini TIDAK BERPOTENSI TSUNAMI,’’ jelasnya.
Ditambahkan, hingga hari Kamis, 12 September 2024 pukul 02.26 WITA, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan ( aftershock ).
‘’Masyarakat dihimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenaranya. Agar menghindari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa. Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali kedalam rumah,’’ himbaunya. (rt01/bmkg12).





