
Mataram, newsmataram.id – Kapolda NTB Irjen Pol Drs Djoko Poerwanto MSi memimpin langsung Anev pelaksanaan event MXGP 2023 Di provinsi NTB, di Ruang Presisi Polda NTB, Jumat, (14/07/2023).
Kapolda mengatakan, anev yang dilaksanakannya hari ini, untuk evaluasi penyelenggaraan MXGP Selaparang dan Samota tahun 2023, sebagai bahan perbaikan atau peningkatan kedepan. ” Meskipun kegiatan telah terlaksana dengan sukses, namun masih terdapat beberapa kekurangan untuk sebagai acuan kedepannya, mengingat bahwa kemungkinan besar ditahun seri depan MXGP masih akan dilaksankan kembali di NTB,’’ kata Kapolda.
Diharapkan seluruh pihak yang terlibat, dapat sama – sama terbuka dan sanggup melakukan perubahan perbaikan untuk kedepannya dan untuk EO selaku penyelenggara utama dapat menjalin kominikasi yang lebih intens dalam pelaksanaan, untuk menghindari terjadinya miscomunikasi.
Direktur Rumah Sakit NTB selaku Komandan Lapangan MXGP Selaparang dan Samota, Dr. H. L. Herman Mahaputra menyampaikan atas nama Pemerintah Provinsi pihaknya memberikan ucapan terimakasih kepada seluruh pihak yang telah menyukseskan jalannya MXGP Selaparang Samota Tahun 2023.
” Diakui bahwa dalam pelaksanaan MXGP Samota Selaparang tahun 2023 masih sangat banyak kekurangan, dalam kesempatan ini hal tersebut dibahas untuk dapat dijadikan pelajaran bersama untuk bahan perbaikan pelaksanaan kedepannya, bahwa MXGP telah melakukan Kontrak dengan Pemerintah selama 5 tahun, hingga saat ini kegiatan tersebut telah terlaksana 2 kali, ‘’ katanya
Ditambahkan, tahun depan masih sangat besar kesempatan event tersebut akan dilaksanakan kembali di wilayah NTB. Terkait dengan pengadaan helikopter sebagai sarana evakuasi darurat, kedepannya akan dikomunikasikan kembali kepada Kapolda NTB.

Kapolresta Mataram Kombes Pol Mustofa SIK MH, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut, mengatakan, masih banyak terjadi miskomunikasi antara pihak penyelenggara dan pelaksana berkaitan dengan UMKM masih banyak belum tepat dalam penempatannya, hingga menimbulkan complain dari EO.
‘’Terkait dengan sarana kesehatan yang dianggap belum memadai, juga dengan perijinan pihak EO seharusnya menyiapkan dengan lebih baik dan perencanaan harus difinalkan secara matang,’’ kata Kapolresta Mataram seraya menambahkan, EO harus dapat meningkatkan komunikasi yang lebih baik lagi, agar tidak terjadi kerancuan pihak keamanan dalam melakukan tindakan .
Penyampaian EO Carsten Group Indonesia juga menjelaskan atas nama Direktur Utama MXGP Pusat, pihaknya mengucapkan terimakasih atas dukungan seluruh pihak khususnya Kapolda NTB. ” Dengan seluruh kekurangan yang telah terlaksana, pihaknya selaku penanggungjawab akan bersedia melakukan perbaikan untuk kelancaran kedepannya,’’ jelasnya. (PM14/RED)





