
Lombok Barat, newsmataram.id – Penataan Bendungan Meninting kini jauh lebih baik dibanding tahun-tahun sebelumnya dan telah siap dikembangkan sebagai destinasi ekowisata. Ditambah lagi dengan ditebarnya Benih Ikan, kawasan Bendungan Meninting menjadi semakin lengkap.
Ke depan, Warga masyarakat di sekitar Bukit Tinggi bisa memancing dan menangkap ikan untuk dijual, bahkan membuka warung ikan di sekitar kawasan bendungan. ‘’ Benih Ikan yang ditebar terdiri dari Nila, Mujair, Fatin, dan beberapa jenis lainnya. Penebaran benih juga bertujuan menjaga kelestarian habitat ikan, terlebih Bendungan Meninting mendapatkan pasokan air langsung dari kawasan hutan yang masih terjaga,’’ kata Panitia penyelenggara Ahmad Yani.
Dijelaskannya, kegiatan semacam ini telah berlangsung selama lima tahun berturut-turut. Pada tahun pertama, jumlah benih yang ditebar sebanyak 100 ribu, meningkat menjadi 500 ribu pada tahun berikutnya, hingga kini mencapai 1 juta, berkat dukungan berbagai mitra dan masyarakat. “Semoga tahun depan jumlahnya bisa lebih dari 1 juta benih ikan, seiring meningkatnya semangat kolaborasi para mitra,” pungkasnya.
Pengelola Bendungan Meninting Arif Budiansyah, menyampaikan pembangunan bendungan dimulai pada tahun 2019 dan selesai pada akhir 2024. Bendungan tersebut, kini menjadi infrastruktur vital untuk layanan irigasi sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat sekitar.
Kegiatan sosial ini turut pula diadakan, pembagian Sembako untuk Lansia serta pemberian Telur Omega untuk anak-anak sebagai upaya pencegahan stunting. Acara dihadiri Gubernur NTB, Direktur Utama Bank NTB Syariah, Deputi Kepala Perwakilan BI NTB, jajaran TNI–Polri, Perwakilan BWS Nusa Tenggara I, perangkat Desa Bukit Tinggi.
Gubernur NTB Lalu Muhammad Iqbal yang hadir dalam penebaran benih ikan tersebut mengatakan bahwa Pemerintah Provinsi NTB menebar sebanyak 1 juta Benih Ikan di Bendungan Meninting, Lombok Barat, sebagai bagian dari rangkaian peringatan HUT NTB ke-67.
‘’Program ini merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam memberdayakan masyarakat dan memperkuat ekonomi lokal, sekaligus mendukung arahan Presiden Prabowo Subianto terkait penguatan sektor pangan, pertanian, peternakan, dan perikanan,’’ pumhkasnya. (dk28/mtr01).





