Beranda / TNI - POLRI / Dukung Ketahanan Pangan, Kapolres Pimpin Penanaman Jagung Serentak di Desa Santong

Dukung Ketahanan Pangan, Kapolres Pimpin Penanaman Jagung Serentak di Desa Santong

Lombok Utara, newsmataram.id – Mendukung program pemerintah terkait swasembada pangan dan mewujudkan salah satu poin Asta Cita Presiden Republik Indonesia, Polres Lombok Utara bersama stakeholder melaksanakan kegiatan Penanaman Jagung Serentak Kuartal IV Tahun 2025.

Kegiatan ini dipusatkan di lahan milik Pemerintah Provinsi NTB seluas 2 hektar di Dusun Mentari Timur, Desa Santong, Kecamatan Kayangan, dimana Kapolres Lombok Utara AKBP Agus Purwanta, S.I.K. langsung memimpin kegiatan, didampingi pejabat utama Polres Lombok Utara, Kapolsek jajaran, serta sejumlah pejabat daerah dan instansi terkait.

Diantara pejabat yang hadir, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan KLU Tresnahadi, S.Pt., Manajer Menko Bulog Provinsi NTB David Toni Kurniawan, perwakilan BPS Kabupaten Lombok Utara, Camat Kayangan, Danramil 011/Kayangan, Kepala Desa Santong, kelompok tani, hingga mahasiswa KKN UNDIKMA Mataram.

Kapolres bersama unsur Forkopimda melakukan penanaman jagung secara simbolis di lahan pertanian yang dikerjasamakan antara Pemerintah Provinsi NTB dengan Polda NTB.

Selain penanaman, rangkaian kegiatan juga diisi dengan penyerahan bibit jagung secara simbolis, bhakti kesehatan, gerakan pangan murah, hingga pelepasan hasil panen jagung Kuartal III menuju Bulog Mataram.

Kapolres Lombok Utara AKBP Agus Purwanta, S.I.K. menegaskan, keterlibatan Polri dalam kegiatan pertanian merupakan bagian dari komitmen mendukung program ketahanan pangan nasional.

“Melalui kegiatan penanaman jagung serentak ini, kami ingin menunjukkan bahwa Polres Lombok Utara hadir bersama masyarakat untuk memperkuat ketahanan pangan. Jagung adalah komoditas strategis yang kita dorong agar mampu menopang swasembada pangan, khususnya di Kabupaten Lombok Utara,” tandasnya, Rabu (8/10/2025).

Kapolres menyampaikan apresiasi atas sinergi antara pemerintah daerah, Bulog, BPS, kelompok tani, hingga mahasiswa yang turut serta dalam mendukung program pertanian berkelanjutan.

“Harapan kami, kegiatan ini tidak hanya simbolis, tapi benar-benar berdampak nyata bagi masyarakat. Ke depan, kita akan terus mendorong agar hasil pertanian dapat diserap dengan baik sehingga memberikan nilai tambah bagi petani,” pungkasnya. (pklu08/r01).

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *