
Lombok Timur, newsmataram.id – Pemerintah Provinsi NTB resmi memulai proyek perbaikan jalan di Ruas Simpang Pototano-Simpang Seteluk dan Ruas Pohgading-Tanjung Geres yang telah mengalami kerusakan selama lebih dari tujuh tahun. Proyek ini mencakup peningkatan kondisi ruas jalan provinsi di Sumbawa Barat dan Lombok Timur, yang kondisinya sangat memprihatinkan.
Ruas Jalan Simpang Pototano-Simpang Seteluk yang direkonstruksi sepanjang 3,8 Km dan Ruas Jalan Pohgading-Tanjung Geres sepanjang 4 Km. Kedua ruas jalan ini dikerjakan dari dana APBD NTB 2025. Untuk ruas simpang tano-simpang seteluk dengan anggaran Rp. 32,5 Miliar dikerjakan oleh PT. Niat Karya. Sedangkan untuk ruas jalan Poh Gading-Tanjung Geres senilai Rp 28 Miliar dikerjakan oleh PT Fima Kencana Kertasari.
Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal, melakukan peninjauan langsung ke lokasi dua ruas jalan tersebut. Hal ini merupakan bentuk kepedulian dan keberpihakan Pemerintah akan hadirnya kelancaran pergerakan roda ekonomi dan akses sosial masyarakat. Dengan memaksimalkan kemampuan fiskal yang tersedia, Pemprov NTB berkomitmen menyelesaikan proyek ini dengan baik.
“Insya Allah, kondisi jalan di Pohgading hingga Tanjung Geres akan selesai pada bulan Desember. Kami mohon doa dan dukungan masyarakat agar pengerjaannya berjalan lancar,’’ kata gubernur di sela-sela meninjau dimulainya pengerjaan proyek jalan tersebut, Selasa (23/09/2025).
Perbaikan ini diharapkan membawa dampak langsung bagi masyarakat, khususnya dalam memudahkan mobilitas harian serta meningkatkan kenyamanan dan keselamatan, terutama bagi anak-anak sekolah yang selama ini terdampak debu jalanan yang parah.
“Semoga masyarakat tidak lagi harus menderita akibat sulitnya akses jalan maupun gangguan kesehatan akibat debu yang luar biasa,” pungkasnya. (mtr23/r01).





