
Mataram, newsmataram.id – Kepala BBPOM di Mataram Yosef Dwi Irwan menegaskan, predikat Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) merupakan komitmen nyata BBPOM di Mataram untuk mewujudkan tata kelola pemerintah yang baik dan bersih, bebas dari praktik pungli, gratifikasi, KKN serta menghadirkan pelayanan publik yang prima.
Verifikasi lapangan ini menjadi momentum penting untuk menunjukkan komitmen dan konsistensi kami dalam menjaga integritas serta kualitas layanan berdampak bagi masyarakat.
Hal itu dikatakan Yosef saat menerima kunjungan Tim Verifikasi Lapangan dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN RB) untuk penilaian predikat Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).
Hadir Tim dari KemenPAN RB, Ika Yunita Puspitasari, Widaryati Hestiarsih, dan Natasya Fauziah. Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala BBPOM di Mataram Yosef Dwi Irwan bersama Tim RB dan Tim AoC serta Tim dari Inspektorat II BPOM.
Pasca memperoleh WBK 2021, Balai Besar POM di Mataram terus memperkuat pondasi menuju WBBM, dengan kinerja yang tidak hanya berorientasi pada capaian angka, tetapi juga dampak nyata yang dirasakan oleh masyarakat. Hal ini ditunjukan dengan konsistensi peningkatan nilai Reformasi Birokrasi BBPOM di Mataram setiap tahunya.
Yosef memaparkan berbagai inovasi layanan publik BBPOM di Mataram. Sebagai bagian dari organisasi yang adaptif, BBPOM Mataram memiliki 20 inovasi yang tersebar dalam 6 area perubahan reformasi birokrasi, sebagian diantaranya merupakan inovasi berbasis digital.
“Ada 4 inovasi unggulan layanan publik dari BBPOM Mataram, yaitu: Gemilang Pro UMKM, Gas Paman, Silapol, ICONIK dan Duta Anti Gratifikasi 2.0, di mana inovasi ini secara nyata meningkatkan nilai indeks pelayanan publik dan indeks persepsi anti korupsi,” jelas Yosef. (mtr16/r01).





