
Lombok Barat, newsmataram.id – Tim gabungan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) NTB, Polisi Militer Angkatan Udara (POM AU), dan Paminal Polda NTB menggelar operasi gabungan di salah satu kafe di kawasan Senggigi, Jumat Dini hari (28/2/2025).
Operasi ini untuk perketat pengawasan peredaran narkoba menjelang bulan suci Ramadhan. Selain itu untuk menciptakan situasi yang aman, kondusif, dan bersih dari narkoba, sehingga masyarakat dapat menjalani ibadah Ramadhan dengan khusuk tanpa gangguan dari penyalahgunaan narkoba yang dapat merusak moral dan kesehatan.
Operasi ini melibatkan 51 personel dari berbagai instansi, 26 personel BNNP NTB, 2 personel Bid Propam, 21 personel BNNK Mataram, dan 2 personel POM TNI.
Tim gabungan melakukan pemeriksaan terhadap 101 orang yang berada di lokasi. Dari hasil tes urine yang dilakukan, dua orang terdeteksi positif menggunakan narkoba.
Kepala BNN Kota Mataram, Yuanita Amelia Sari, S.E., M.Si., menjelaskan kedua orang tersebut langsung dibawa ke kantor BNNP NTB untuk menjalani assessment lebih lanjut.
“Proses assessment ini penting untuk menentukan langkah selanjutnya, apakah mereka akan mendapatkan rehabilitasi atau diproses sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku,” ujarnya.

Pihak BNN Kota Mataram, BNNP NTB, POM AU, dan Paminal Polda NTB berkomitmen untuk terus meningkatkan strategi pemberantasan narkoba di NTB, terutama menjelang bulan Ramadhan.
Operasi ini diharapkan dapat menurunkan angka peredaran narkoba dan meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai bahaya dan dampak dari penyalahgunaan narkoba.
Dengan adanya kolaborasi berbagai instansi ini, diharapkan upaya pemberantasan narkoba di NTB dapat berjalan lebih efektif dan menciptakan lingkungan yang lebih aman serta kondusif bagi masyarakat. (r01/lbr27).





