Beranda / Sumbawa / Lagi, Sumbawa Diguncang Gempa Tektonik Terasa Hingga di Mataram

Lagi, Sumbawa Diguncang Gempa Tektonik Terasa Hingga di Mataram

Sumbawa, newsmataram.id – Pulau Sumbawa kembali diguncang gempa tektonik yang kedua kalinya hari ini, Minggu, 15 Desember 2024 pukul 19.10.23 WITA, dimana  sebelumnya terjadi gempa pada pukul 10.48.35 WITA.

Wilayah Sumbawa diguncang gempabumi tektonik, dimana hasil analisa BMKG menunjukkan bahwa gempabumi ini berkekuatan M=4,7. Episenter terletak pada koordinat 8,64° LS; 117,44° BT, atau tepatnya berlokasi di darat pada jarak 16 km Tenggara Sumbawa, NTB pada kedalaman 10 km.

Kepala Stasiun Geofisika Mataram,  Ardhianto Septiadhi, S.Si menjelaskan, jika memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat aktivitas sesar aktif di darat.

‘’Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi ini memiliki mekanisme pergerakan mendatar ( strike slip fault ),’’ jelas Ardhianto, dalam keterangan resmi yang diterima newsmataram.id, Minggu malam (15/12/2024).

Dijelaskan, dampak gempabumi berdasarkan laporan masyarakat berupa guncangan dirasakan di wilayah Sumbawa III – IV MMI,  dirasakan oleh orang banyak dalam rumah, di luar oleh beberapa orang, gerabah pecah, jendela atau pintu berderik dan dinding berbunyi.

Demikian juga di Sumbawa Barat, Lombok Timur III MMI, warga getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu. Termasuk di  Kota Mataram, Lombok Tengah, Dompu, Bima II MMI, getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang .

‘’Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempabumi tersebut. Hasil pemodelan tsunami dengan sumber gempabumi tektonik menunjukkan bahwa gempabumi ini TIDAK BERPOTENSI TSUNAMI,’’ katanya.

Ditambahkan,  Minggu malam, 15 Desember 2024 pukul 19.21 WITA, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan ( aftershock ). Masyarakat dihimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenaranya.

‘’Hindari  bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa. Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali kedalam rumah,’’ pungkasnya. (r01/bmkg15).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *