
Jakarta, newsmataram.id – Peserta Musyarawah Nasional (Munas) Palang Merah Indonesia (PMI) secara aklamasi meminta Yusuf Kalla kembali memimpin PMI periode 2024-2029.
Keputusan ini setelah sidang pleno memutuskan menerima pertanggungjawaban Jusuf Kalla sebagai Ketua Umum PMI 2019-2024.
Dalam keterangan resminya, Senin (9/12/2024), Ketua PMI Jawa Barat Adang Rocjana menyebutkan mayoritas peserta Munas setuju dengan keputusan ini.
“Dari 490 peserta yang hadir, yang merupakan perwakilan 34 PMI provinsi dan satu Forum Relawan Nasional (Forelnas), memberikan tanggapan positif terhadap laporan pertanggungjawaban Ketua Umum PMI. Akhirnya kami mendukung Jusuf Kalla untuk kembali memimpin PMI,” ujar Adang.
Adang menjelaskan, dalam munas terdapat dua calon ketua umum.
“Namun yang memenuhi syarat untuk menjadi bakal calon ketua umum hanya Jusuf Kalla. Sehingga Jusuf Kalla menjadi calon tunggal,” ujar Adang.
Sementara Ketua Panitia Munas ke22 PMI Fachmi Idris mengatakan merujuk pasal 66 ayat 1 dan 2 Anggaran Rumah Tangga PMI, berdasarkan laporan yang masuk, terdapat dua calon ketua umum, yaitu Agung Laksono dan Jusuf Kalla.
“Sampai batas waktu penetepan, surat dukungan yang masuk untuk Agung Laksono tidak sampai 20 persen dari suara jumlah utusan yang hadir. Sehingga gugur menjadi bakal calon. Sedangkan untuk Jusuf Kalla, dukungan yang masuk melebihi 50 persen dari jumlah utusan yang berhak hadir,” kata Fachmi.
Menurut aturan PMI, katanya, apabila ada bakal calon dukungannya lebih dari 50 persen, maka calon tersebut dapat ditetapkan secara aklamasi sebagai Ketua Umum. (r01/vrs09).





