
Bima, newsmataram.id – Wilayah Bima diguncang gempabumi tektonik, Jum’at, 01 November 2024 pukul 23.43.24 WITA. Hasil analisa BMKG menunjukkan bahwa gempabumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo M=3,6. Episenter terletak pada koordinat 8,46° LS; 119,13° BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 45 km timur laut Bima, NTB pada kedalaman 10 km.
Kepala Stasiun Geofisika Mataram, Ardhianto Septiadh, dalam siaran pers yang diterima media ini menjelaskan, jika memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat aktivitas sesar aktif di dasar laut.
‘’Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi ini memiliki mekanisme pergerakan mendatar (Strike Slip Fault),’’ katanya Sabtu (2/11/2024).
Ditambahkan, dampak gempabumi berdasarkan laporan masyarakat berupa guncangan dirasakan di wilayah Bima II MMI, dimana getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang.
‘’Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempabumi tersebut. Hasil pemodelan tsunami dengan sumber gempabumi tektonik menunjukkan bahwa gempabumi ini TIDAK BERPOTENSI TSUNAMI,’’ jelasnya.
Dijelaskan juga hingga Sabtu, 02 November 2024 pukul 00.16 WITA, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan ( aftershock ).
Ardhianto Septiadh menghimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenaranya.
‘’Hindari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa. Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali kedalam rumah,’’ imbaunya. (r01/bmkg02).
.





