Beranda / Lombok Utara / Wabup Danny Apresiasi Lokakarya Perlindungan Anak KLU

Wabup Danny Apresiasi Lokakarya Perlindungan Anak KLU

Lombok Utara, newsmataram.id – Wakil Bupati Lombok Utara Danny Karter Febrianto Ridawan, ST., M.Eng  mengapresiasi kepada Wahana Visi dan Klub Baca Perempuan telah menggelar lokakarya tentang perlindungan anak, dimana kolaborasi sebagai upaya bersama untuk mencari solusi terbaik di setiap permasalahan anak-anak di Lombok Utara. 

“Terimakasih kami ucapkan pada  Wahana Visi dan Klub Baca Perempuan  serta para OPD yang telah hadir selama dua hari ini,adapun hasil dari kegiatan ini untuk segera kita tindak lanjuti guna mencari solusi berkaitan dengan masalah perempuan dan anak,” katanya pada acara Lokakarya Analisa Situasi Perlindungan Anak Kabupaten Lombok Utara, di Aula RSUD KLU,  Selasa (21/5/2024).

Selain dihadiri wakil bupati, hadir pula  Sekdis Sosial, PP dan PA KLU  Wardoyo, S.Pd, Perwakilan Wahana Visi  Emi , Para Kepala OPD dan  para peserta. 

Wabup Danny  menambahkan, pada tahun 2023 Kabupten Lombok Utara masuk menjadi Kabupaten layak anak , disisi lain masih ada persoalan berkaitan dengan anak yakni pernikahan di usia dini dan angka stunting.   “Permasalahan stunting sejak tiga tahun terakhir menurun dari angka 33 persen turun pada februari 2024 menjadi 15,9 persen, sedangkan target nasional di tahun ini 14 persen harus kita capai,” tandasnya.

Sekdis Sosial Sosial PP dan PA KLU Wardoyo menambahkan, angka kekerasan kepada anak di Lombok Utara masih cukup tinggi,  hal tersebut tentunya menjadi PR bersama upaya apa saja yang harus dilakukan. 

“Diantara Kabupaten yang lain angka kekerasasan kepada anak masih tinggi, Lombok Utara Kabupaten layak anak namun masih memiliki angka kekerasan yang masih signifikan,” jelasnya.

Pada kesempatan yang sama Wahana Visi Emi, menyampaikan  harapannya kolaborasi bersama pemerintah daerah membersamai segala upaya dalam melindungi anak-anak di Kabupaten Lombok Utara.  “Dengan adanya kolaborasi wahana visi , klub baca perempuan serta pemerintah daerah dan stekholder terkait, tentunya kekerasan pada anak  dapat sama sama kita hilangkan,” harapnya. (lu01/ eka22).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *