
Jakarta, newsmataram.id – Pelaksana Tugas (Plt) Ketum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Mardiono meminta seluruh kader dan caleg PPP tetap tenang dalam menyikapi hasil Pemilu 2024.
Sesuai hasil rapat pleno rekapitulasi KPU semalam, Rabu (20/3/2024), PPP hanya meraih suara 3,87%. Itu artinya PPP tidak lolos ambang batas parlemen atau Parliamentary Threshold (PT) 4%.
Menyikapi hal tersebut Mardiono meminta kader tenang dan fokus pada gugatan MK.
“Pak Mardiono telah memberikan arahan agar kader dan caleg PPP di seluruh Indonesia tetap tenang menyikapi pengumuman hasil rekapitulasi suara KPU, sebab PPP memiliki data real count internal yang mencatatkan PPP lolos ambang batas parlemen 4 persen,” kata Juru Bicara Mardiono, Imam Priyono, dalam keterangan yang kami terima, Kamis (21/3/2024).
Saat ini DPP PPP akan mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK) karena menemukan adanya selisih suara dengan realcount internal.
Menurut versi KPU, PPP meraup 3,87% sedangkan menurut data real count internal PPP, partai ini lolos PT 4%.
Karenanya saat ini PPP sedang bersiap mengjukan gugatan ke MK. Persiapan gugatan ke MK merupakan ikhtiar bagi PPP untuk menyikapi hasil rekapitulasi KPU.
Sedangkan mengenai sikap resmi PPP terkait hasil pilpres 2024, pimpinan DPP PPP masih terus berkonsolidasi secara internal melalui musyawarah sesuai Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) PPP. (jk01/vr20).





