
Mataram, newsmataram.id. – Anggota Komisi 1 DPRD NTB, H Najamuddin Mustafa, saat melakukan sidak ke NTB Mall, mengaku begitu kecewa melihat situasi NTB Mall yang sepi pembeli, bahkan saat sidak itu hanya dia sendiri yang berkeliling di seluruh stand yang ada, tidak ada satu pun warga atau pembeli yang datang.
‘’Padahal ini sesuatu yang luar biasa tetapi sepi pengunjung, ini adalah akibat ketidak keiktusertaan peemrintah dalam melakukan promosi, dan belum serius tangani NTB Mall secara maksimal,’’ katanya, Jumat 16 Februari 2024.
Menurutnya, NTB Mall yang dikelola oleh pemerintah daerah ini, berhak mendapat anggaran untuk produk UMKM seperti ini, dan harus ada biaya promosi, agar masyarakat berduyun-duyun datang berbelanja.
Suasana di NTB Mall ini, bahkan lebih nyaman dari pusat perbelanjaan milik swasta yang ada di mataram saat ini, namun sayangnya belum dikelola secara professional. ‘’NTB Mall ini tidak tersosialisasi dengan baik, sehingga tidak ada orang datang untuk berbelanja. Padahal harga yang ditawarkan jauh lebih murah dari yang ada di pusat penjualan souvenir lainnya milik swasta yang ada di luar sana,’’ ujarnya.
Najamuddin menilai, keterlibatan pemerintah daerah dirasa masih kurang, terutama dinas perdagangan sebagai leding sektor yang bertanggungjawab terhadap NTB Mall ini. ‘’ Setelah saya berkeliling melihat suasana NTB Mall saat ini, sepertinya belum dilakukan kiat-kiat yang mengarah untuk kemajuan NTB mall, dan kurang inovasi untuk kemajuan NTB Mall. Dan sebagai anggota DPRD NTB, saya sangat menyesalkan, karena selaku anggota dewan yang membawahi bidang ini, bahkan bisa dikatakan tidak suka dengan pemikiran pemerintah daerah, padahal barangnya bagus-bagus dan gedungnya mentereng tapi tidak dipromosikan secara intensif,’’ ujarnya.
Ditambahkan, NTB Mall berhak mendapatkan biaya promosi dari APBD. Bahkan ia menjamin, jika diajukan akan diperjuangan untuk mendapatkan anggaran, termasuk nanti di APBD perubahan harus ada anggaran untuk NTB Mall ini. ‘’Untuk apa diadakan NTB Mall, kalau tidak ada yang datang berbelanja,” ujarnya.
Najamuddin berharap, agar Dinas Perdagangan NTB segera melakukan promosi dan mengusulkan anggaran dan dia sebagai anggota dewan pasti akan mendukung seratus persen.

Provinsi Nusa Tenggaara Barat memiliki pusat perbelanjaan untuk produk-porduk UMKM dan kuliner yang ada di daerah ini, yang dipusatkan di mataram yang diberi nama NTB Mall. Awalnya dibuka di kantor Dinas Perdagangan NTB, saat ini sudah memiliki gedung sendiri dua lantai, yang lokasinya bersebelahan dengan Ismalic Centre. Puluhan produk hasil UMKM yang berkualitas, termasuk kuliner mengisi stand-stand yang telah disiapkan.
Sejak grand opening Desember 2023, pengunjung yang datang ke NTB Mall masih jauh dari harapan, bahkan yang datang berkunjung dan berbelanja di tempat ini jumlahnya masih sangat sedikit, sehingga kerap kali terlihat begitu lengang. (m01/r16).





