
Jakarta, newsmataram.id – Masa kampanye telah berakhir Sabtu kemarin (10/2/20124). Selanjutnya sesuai dengan jadwal KPU, mulai hari Miinggu hingga Rabu 14 Februari mendatang, tahapan pemilu memasuki masa tenang.
Kurang dari sepekan masa pencoblosan, sejumlah lembaga survei merilis elektabilitas para capres jelang hari pencoblosan.
Vibrasi.co mencatat ada lima lembaga yang merilis hasil survei mendekati hari pencoblosan, berikut hasil elektabilitas 5 capres :
1. Lembaga Survei Indonesia (LSI)
Hasil survei Lembaga Survei Indonesia (LSI) menunjukkan elektabilitas paslon nomor urut 1 Prabowo Subianto- Gibran Rakabuming Raka masih mengungguli Ganjar pranowo, dan Anies Baswedan.
Survei berlangsung pada 29 Januari-5 Februari 2024 dengan hasil Prabowo Subianto memperoleh 48,1%. Disusul oleh Anies Baswedan 21,3%, dan Ganjar Pranowo 18%.
Dalam simulasi nama tanpa pasangan, Prabowo juga memperoleh suara paling tinggi, yaitu 50%, kemudian Anies Baswedan sekitar 22,7%, dan Ganjar Pranowo 19,6%.
2. Indikator Politik Indonesia
Survei Indikator terbaru berlangsung [ada 28 Januari-4 Februari 2024. Hasilnya paslon Prabowo-Gibran unggul dengan elektabilitas mencapai 51,8%. Di posisi kedua responden memilih paslon Anies-Muhaimin sebesar 24,1% lalu pasangan Ganjar-Mahfud sebesar 19,6%.
Peneliti Utama Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi menyampaikan bahwa potensi Pilpres dua putaran semakin menipis seiring dengan tren naiknya elektabilitas Prabowo-Gibran. Namun, apabila dua putaran terjadi pada 14 Februari 2024, maka pasangan Anies-Muhaimin memiliki potensi lebih besar untuk masuk ke putaran selanjutnya.
“Kalau misalnya terjadi dua putaran, suara buat Mas Anies sama Gus Muhaimin untuk masuk putaran kedua lebih besar peluanganya ketimbang Ganjar-Mahfud, meskipun per hari ini selisihnya masih margin of error,” terangnya Jumat (9/2/2024).
3. LSI Denny JA
Selanjutnya lembaga survei Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA juga menggelar survei di periode yang hampir sama, yakni periode 26 Januari-6 Februari 2024.
LSI Denny JA menemukan bahwa elektabilitas Prabowo-Gibran tembus 53,5%. Jaraknya cukup jauh dengan dua paslon lainnya yakni Anies-Cak Imin 21,7% dan Ganjar-Mahfud 19,2%.
Hasil survei berasal dari simulasi kertas suara di Tempat Pemungutan Suara (TPS) pada 14 Februari 2024.
Denny JA bahkan memprediksi 70% Prabowo-Gibran akan memenangkan Pilpres dengan satu putaran saja. Survei juga menemukan bahwa terdapat lompatan kenaikan suara 02 di basis PDIP, yakni Jawa Tengah, sebesar 37,2% di periode September-Februari 2024.
Survei itu menggunakan metode multistage random sampling dengan 1.200 responden. Margin of error tercatat sebesar 2,9%.
4. Poltracking Indonesia
Direktur Eksekutif Poltracking Indonesia Hanta Yuda, dalam hasil surveinya, menemukan bahwa Prabowo-Gibran memperoleh elektabilitas 50,9%. Hanta menyebut tren elketabilitas 02 mengalami kenaikan sejak November 2023.
Selanjutnya pasangan Anies-Cak Imin sebesar 25,1% dan Ganjar-Mahfud sebesar 18,4%. Bagi Anies-Cak Imin, tren elektabilitas mereka cenderung fluktuatif sedangkan Ganjar-Mahfud mengalami penurunan.
“Peta elektoral saat ini makin mempetebal potensi Pilpres berlangsung satu putaran untuk pasangan Prabowo– Gibran,” ungkap situs resmi Poltracking Indonesia.
5. Populi Center
Senada dengan empat survei lainnya, elektabilitas Prabowo-Gibran juga tembus di atas 50% dalam survei terbaru Populi Center.
Hasil survei populi center menunjukkan, elektabilitas Prabowo-Gibran mencapai 52,5%, disusul oleh Anies-Cak Imin 22,1% dan Ganjar-Mahfud 16,9%.
Direktur Eksekutif Populi Center, Afrimadona mengatakan bahwa sebanyak 79,8% responden sudah memantapkan pilihannya dan tidak akan berubah hingga hari pencoblosan nanti. “Sementara itu yang masih belum mantap pilihannya ada 19,4 responden di Indonesia,” katanya dalam konferensi pers, pada Rabu (7/2/2024).
Adapun survei terkini Populi Center dilakukan pada periode 27 Januari 2024-3 Februari 2024 terhadap 1.500 responden di 38 provinsi secara tatap muka dengan margin of error 2,53% dan tingkat kepercayaan 95%. (jk01/vr11).





