
Lombok Tengah, newsmataram.id – Rumah Sakit Mandalika NTB sebagai salah satu fasilitas layanan kesehatan di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, intens mensosialisasikan penanganan dan pencegahan stunting.
Direktur Rs Mandalika dan segenap jajaran turun langsung bersilaturahim sekaligus memberikan edukasi di Desa Bangket Parak, Kabupaten Lombok Tengah. Jumat (26/1/2024),
Kegiatan edukasi ini juga merupakan bagian dari program Jumat Salam (Jumpai Masyarakat Selesaikan Aneka Persoalan Masyarakat) yang diikhtiarkan untuk mendengarkan permasalahan, serta memotret berbagai potensi desa, untuk diselesaikan secara kolaboratif.
Direktur RS Mandalika dr. Oxy Tjahjo Wahjuni, SP.EM menjelaskan tujuan silaturahim, yang tak hanya sebagai silaturahmi saja, tapi juga untuk merangkai kegiatan Jumat Salam yang diusung oleh Pj. Gubernur NTB.
“Kami hadir di sini untuk mendekatkan diri dengan masyarakat, menyimak aspirasi, dan mencatat permasalahan yang ada di Desa Bangket Parak,” ujar Direktur Oxy.
Direktur RS Mandalika menegaskan kembali seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Pemprov NTB turut serta dalam melaksanakan Kegiatan Jumat Salam di desa-desa.
“Rumah Sakit Mandalika akan mencatat setiap permasalahan yang disampaikan, bukan hanya terkait kesehatan, tetapi juga masalah lainnya yang akan dilaporkan kepada pimpinan,” tambahnya.
Permasalahan stunting menjadi salah satu sorotan penting dalam kegiatan ini. Seperti yang dijelaskan oleh ahli Gizi RS Mandalika, Baiq Pina Dwi Hartati, A.Md.Gz, bahwa Rumah Sakit Mandalika telah aktif dalam menangani stunting di Desa Bangket Parak.
“Kami memberikan perhatian khusus dengan memberikan telur sebagai bagian dari program Bhakti Stunting, mengingat pentingnya protein hewani dalam mencegah stunting pada balita,” ungkapnya.
Selain itu Ahli Gizi RS Mandalika ini juga memberikan edukasi terkait penanganan stunting ‘’Jadi MP-ASI yang kaya protein itu maksudnya dari anak umur 6 bulan sampai 2 tahun, ditekankan untuk memberikan makanan yang kaya protein hewani yaitu seperti telur, daging sapi, daging ayam, berbagai jenis ikan, dan susu,’’ jelasnya.
Sementara itu Ns. Supardi, S.Kep.,MPH, Kasi Pelayanan Keperawatan RS Mandalika, turut mensosialisasikan beragam pelayanan yang tersedia di RS Mandalika.
‘’Rumah Sakit Mandalika adalah Rumah Sakit Umum yang melayani pasien BPJS dan menyediakan berbagai spesialis serta layanan dasar seperti Poliklinik, IGD 24 jam dan rawat inap,” jelasnya.
Selain fokus pada penanganan stunting dan pelayanan Rumah Sakit Mandalika, pada forum ini juga membahas berbagai macam permasalahan yang dialami Desa Bangket Parak terkait Bansos, pertanian, perairan, UMKM, SDM, hingga layanan kesehatan di Desa Bangket Parak yang membutuhkan dukungan fasilitas.
Sementara itu, Kepala Desa Bangket Parak, Genah Genuh, SH, menyambut baik kunjungan yim Rumah Sakit Mandalika, terutama dalam mengapresiasi program Pj. Gubernur NTB. Pihak desa berharap kerjasama ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat setempat.
Kepala Desa Bangket Parak menegaskan , kunjungan ini akan menjadi landasan bagi kerjasama yang lebih baik antara masyarakat dan Rumah Sakit Mandalika. ‘’Kunjungan ini dalam rangka silaturahim dan jumat salam, ini sangat luar biasa, sangat bagus acaranya, karena di acara jumat salam ini kami banyak bertukar pikiran, kemudian Ibu Direktur beserta jajarannya menyerap beberapa persoalan dan menyampaikan sosialisasi kepada kami” ungkapnya.
Hasil kegiatan ini akan segera dikomunikasikan dengan OPD terkait untuk mendapatkan perhatian bersama, terutama terkait dengan penanganan kesehatan masyarakat Desa Bangket Parak yang akan langsung menjadi perhatian Rumah Sakit Mandalika NTB dengan berkoordinasi bersama Dinas Kesehatan setempat.
Turut hadir dalam kegiatan ini rombongan Rumah Sakit Mandalika, diantaranya Kabid Penunjang, Kasi Penunjang Non Medis, Kasi Pelayanan Keperawatan, Kasubag Perencanaan dan Keuangan, Sanitarian, Nutrisionis, Tim PKRS, IT, dan Humas, serta dari perangkat desa, Pimpinan BPD, kepala dusun yang berada di Desa Bangket Parak, dan tokoh masyarakat. (lth01/dk26).





