
Lombok Tengah, newsmataram.id – Sebagai upaya penguatan kearifan local Kementerian Sosial memberikan bantuan sebesar Rp 50 juta kepada Sanggar Seni Gendit Mas (SSGM), Desa Ubung Kecamatan Jonggat Kabupaten Lombok Tengah.
Bantuan ke SSGM ini akan dipergunakan untuk memperkuat ekosistem kesenian, seperti pengadaan baju seragam dan pengembangan UMKM, yang dikelola oleh anggota sanggar.
‘’Anggota grup kesenian yang bernaung di SSGM diberikan bantuan alat kerja dan bahan produksi, sehingga diharapkan mampu meningkatkan kapasitas produksi dan pada akhirnya meningkatkan kesejahteraan anggota,” kata Ketua Sanggar Seni Gendit Mas H. Lalu Moh. Hatta, Sip.
H. Lalu Moh. Hatta, Sip sangat mengapresiasi bantuan kearifan local ini. Karena dengan diberikannya bantuan ini, sangat mendukung penampilan yang lebih menarik dalam kebutuhan operasional sanggar, untuk menjalankan misi sosialnya, dalam melestarikan dan mempromosikan kesenian daerah kepada masyarakat, terutama generasi muda yang ada di dalam desa sendiri maupun di luar desa.
“Kami menyampaikan apresiasi kepada Kemensos RI dan DPD RI yang menaruh perhatian sangat besar terhadap pengembangan pelestarian seni dan budaya lokal termasuk penguatan UMKM di Kabupaten Lombok Tengah. Bantuan ini sangat bermanfaat untuk memajukan warga Desa Ubung dari segi sosial, budaya, dan ekonomi secara berkelanjutan,’’ katanya.
Dijelaskan, pulau Lombok dikenal memiliki ragam seni dan budaya, yang selama ini menopang dunia pariwisata dan kebudayaan yang ada di daerah ini. Grup-grup kesenian di pulau Lombok, selain ada yang berdiri sendiri, banyak juga diantaranya yang bernaung di sanggar seni sebagai pembina mereka agar bias berkembang lebih maksimal.

Sanggar Seni Gendit Mas (SSGM) juga membina grup kesenian khususnya seni budaya suku Sasak berupa kegiatan kesenian gamelan atau karawitan dan juga memberdayakan UMKM yang dikelola anggota sanggar di Desa Ubung, Kecamatan Jonggat, Kabupaten Lombok Tengah.
Karena kifrahnya yang mumpuni itulah, Sanggar Seni Gendit Mas (SSGM), Desa Ubung Kecamatan Jonggat Kabupaten Lombok Tengah ini, pada akhir tahun 2023 telah menerima bantuan penguatan kearifan lokal (riflok) dari Kemensos RI.
H. Lalu Moh. Hatta, Sip menjelaskan, sebagai salah satu ciri khas seni budaya suku Sasak yang masih dilestarikan di Desa Ubung, penguatan kelompok kesenian dan UMKM merupakan salah satu upaya yang dinilai tepat dalam upaya pencegahan kerawanan konflik sosial dan meningkatkan toleransi dalam bermasyarakat.
Kesenian dan kebudayaan lokal yang terpelihara, ditambah keberadaan UMKM yang terjaga eksistensi bisnisnya adalah salah satu kunci pengembangan masyarakat desa menuju desa yang maju, berdaya, dan berkelanjutan.
‘’Saya menilai Kementerian Sosial telah mengambil peran penting mewujudkan itu melalui program kearifan lokal,” tandasnya.
Sanggar Seni Gendit Mas tidak perlu diragukan lagi. Karena Sanggar Seni Gendit Mas yang beranggotakan warga sekitar ini kerap diundang pada evenet-event berskala regional maupun nasional. Tak terkecuali pada peringatan hari besar nasional, bahkan pada hajatan warga di pulau Lombok pun acapkali diundang.
‘’Sanggar seni ini merupakan aset lokal yang perlu dijaga eksistensinya, sebagai asset yang mempertahankan budaya local suku sasak,’’ jelasnya. (lth01/r13)





