
Lombok Utara, newsmataram.id – Bupati Lombok Utara H. Djohan Sjamsu SH, Lombok Utara merupakan daerah yang paling muda di Provinsi NTB, di usia yang masih muda, tentunya banyak tugas yang perlu dikerjakan untuk memajukan KLU sehingga bisa sejajar dengan daerah lain di Provinsi NTB.
“Di usia 15 Tahun daerah ini banyak sekali lembaga pemerintah maupun non pemerintah yang bekerjasama ikut serta mempercepat pembangunan di KLU,” katanya saat Memorandum of Understanding (MoU) pengadaan Smart SAKIP dengan Direktur PT. Ida Bangsa Mahardika (SmartID) Akhmad Amiruddin, S.AP., M.AP., M.Pol.Sc.,Ph.D.
Selain dihadiri bupati, hadir juga Plt. Asisten III Setda KLU Kawit Sasmita, SH, para kepala OPD, Camat se KLU, para kepala Bagian Setda KLU.
Bupati menjelaskan, dengan adanya kerjasama dilakukan bisa mempercepat proses pembangunan dan bisa memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat Gumi Tioq Tata Tunaq Lombok Utara, khusus dengan kerjasama dengan PT. Smartid bisa meningkatkan tata kelola pemerintahan yang baik, bersih transparan dan akuntabel
“Daerah kita selalu mendapatkan perhargaan dari pemerintah baik provinsi maupun pusat dan yang teranyar Pemda KLU mendapatkan penghargaan IGA dengan katagori Daerah tertinggal terinovatif secara berturut – turut selama dua tahun ini,”katanya, Selasa 19 Desember 2023..
Pemerintah Daerah melalui Bagian Organisasi Setda KLU bekerjasama dengan PT. Ide Bangsa Mahardika (SMART ID) dalam mewujudkan pelayanan prima yakni dengan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP).
Direktur Smartid Akhmad Amiruddin, menambahkan, pada dasarnya Smartid sangat terkenal atau terpopuler di kalangan Pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN) yang memiliki fokus bergerak di bidang tata kelola pemerintahan.
“Mitra kami hampir semua kementrian, lembaga, Provinsi maupun kabupaten/kota yang di Indonesia bekerjasama dengan kami, dan setiap tahun kami selalu melakukan pendampingan pada setiap daerah,” katanya.
Amirrudin menjelaskan, jumlah tenaga ahli secara keseluruhan berjumlah kurang lebih 200 orang yang berasal dari perguruan tinggi yang ada Indonesia, dengan bertujuan untuk memberikan pelayanan yang terbaik dan memberikan informasi yang akurat.
Sebelumnya Kabag Organisasi Setda KLU Anas Khaerul Yakin menjelaskan, tujuan dari kegiatan MoU dan Launching aplikasi untuk membantu mengoptimalkan laporan SAKIP di KLU, mengoptimalkan fungsi monitoring dan evaluasi kinerja dari progres perencanaan
“Untuk output dari dari acara ini terbentuknya aplikasi yang diberi nama SAKIP Lotara. Melalui aplikasi tersebut nantinya terbangun sistem teknologi informasi untuk mengetahui dan menilai efesiensi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah secara elektronik (SAKIP),’’ jelasnya. (lu01/pal19).





