Beranda / Kota Mataram / Swedia Segera Diwujudkan Investasinya di NTB

Swedia Segera Diwujudkan Investasinya di NTB

Mataram, newsmataram.id –  Dubes Swedia Daniel Blockert, meyakinkan Pemprov NTB dengan komitmen serta dukungan konsorsium perusahaan perusahaan besar milik Swedia seperti IKEA dan lain lain untuk berinvestasi di daerah ini.

“Ini akan menjadi pilot project bagi daerah daerah lain di Indonesia setelah digelarnya forum Swedia Indonesia Sustainable Partnership di bidang kesehatan, energi, ekonomi dan industri beberapa waktu lalu di Jakarta dan kami didukung oleh konsosrsium puluhan perusahaan,’’ katanya  saat silaturahmi dengan Penjabat Gubernur NTB, Drs. H. Lalu Gita Ariadi, M.SI, Senin 27 Nopember 2023.

Daniel menambahkan, pihaknya berharap kerjasama ini akan membangun persahabatan dan bemefit positif antara Pemerintah Swedia dengan Pemerintah Provinsi NTB.

Sementara itu, Penjabat Gubernur Nusa Tenggara Barat, Drs. H. Lalu Gita Ariadi, M.SI meminta beberapa investasi Swedia di NTB segera terwujud dengan rencana groundbreaking pabrik pembuatan panel bangunan ramah lingkungan PT ESL di kawasan Sekaroh Kabupaten Lombok Timur, yang direncanakan Selasa 28 Nopember.

“Percepatan perizinan dan lain lain harus disegerakan karena yang kita butuhkan experience (pengalaman) mengelola  investasi. Kalau nanti berjalan baik baru kita pertegas keuntungan daerah melalui perjanjian  perjanjian resmi,’’ katanya saat menerima kunjungan Daniel Blockert, Dubes Swedia didampingi CEO PT ESL (Eco Solution Lombok) dan PT SSF (Sumbawa Sustainable Forest).

Pemerintah Provinsi NTB  membuka diri untuk peluang investasi tiga perusahaan Swedia terlebih dengan adanya jaminan dari pemerintah Swedia dan dikenal memiliki komitmen tinggi pada lingkungan.

Terkait produksi panel bangunan berbahan limbah jerami, perusahaan ini membutuhkan bahan baku dari lahan sawah seluas 10.000 Ha yang akan bekerjasama dengan petani setempat. Pola kerjasama yang saling menguntungkan dengan pemilik lahan setempat selain beberapa proyek pendamping di sektor pariwisata dan pendidikan.

Sedangkan PT SSL akan mengelola hutan di kawasan Sumbawa dengan beberapa konsep proyek investasi yang bertujuan untuk mempertahankan dan meningkatkan nilai ekonomi, sosial, dan lingkungan dari sumber daya hutan.(m01/dk27)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *