
Mataram, newsmataram.id – Penjabat Gubernur NTB, Drs HL Gita Ariadi, MSi meminta agar masyarakat tetap berolahraga ringan untuk menjaga kesehatan.
“Saya apresiasi kegiatan melawan malas gerak (mager) seperti ini. Aktifitas ini harus ditingkatkan di lingkungan tempat tinggal maupun di tempat kerja,’’ katanya di lapangan Sangkareang kantor Gubernur, Kamis, 28 September 2023.
Dijelaskan, di lingkup pemerintah provinsi ada hari hari olahraga seperti Jumat yang dapat dikonsolidasikan untuk sosialisasi pemeriksaan nadi sendiri dan pertolongan pertama pada serangan jantung.
‘’Olahraga penting untuk mengimbangi perilaku dan gaya hidup tidak sehat agar tetap bugar dan bahagia,’’ tandasnya.
Gita Ariadi menambahkan, kegiatan seperti ini dapat juga dimanfaatkan untuk konsolidasi persiapan menyambut event event olahraga, sebagai tuan rumah dengan bertemunya para pegiat olahraga maupun bisnis yang mendukung perhelatan event. ‘’Misalnya event Festival Olahraga Rekreasi Nasional pada 2025 mendatang maupun event nasional olahraga lainnya yang digelar di NTB,’’ katanya.
Ketua Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia (PERKI) NTB, dr Bayu Setia menambahkan, penyakit stroke penyebab kematian tertinggi di Indonesia diakibatkan oleh ritme jantung yang tidak teratur. Karena itu, pemeriksaan denyut nadi dan jantung penting diketahui, begitupula dengan edukasi tentang bantuan dasar hidup sebagai pertolongan pertama pada henti jantung.
Hari Jantung Sehat Sedunia diperingati dengan jalan sehat dan pemecahan rekor MURI MENARI (Memeriksa Nadi Sendiri) secara massal di lapangan Sangkareang, Kantor Gubernur.
Kampanye tahun ini bertajuk Use Heart Know Heart, berfokus pada langkah penting yaitu Kenali Jantungmu, Sayangi Jantungmu yang dilaksanakan di delapan kota lainnya yang berpusat di Jakarta.
Kegiatan ini dihadiri pula para Kepala OPD Pemprov NTB, Yayasan Jantung Indonesia, Ikatan Apoteker Indonesia dan komunitas sehat masyarakat. (m01/jm28).





