
Lombok Tengah, newsmataram.id – Dampak elnino yang menyebabkan musim kemarau berkepanjangan, tidak saja dirasakan warga di Lombok Barat, bahkan hampir merata di pulau Lombok, dimana masyarakat sudah mulai merasakan kekuranga air bersih untuk kebutuhan sehari-hari.
Guna membantu masyarakat yang membutuhkan air bersih, sejumlah wilayah di Lombok Tengah juga mulai merasakan kurangnya pasokan air bersih. Seperti Dusun Labulia misalnya. Dusun yang terletak di Desa Labulia Kecamatan Jonggat Lombok Tengah beberapa kali mengalami kendala serius dalam pasokan air bersih di saat musim kemarau tiba.
Kurangnya pasokan air ini, berdampak pada buruknya kehidupan sehari-hari penduduk setempat, terutama selama musim kemarau yang melanda hampir panjang wilayah labulia.
Untuk membantu masyarakat yang membutuhkan ar bersih ini, sebuah inisiatif positif baru-baru ini telah memberikan harapan baru bagi warga dusun Labulia.
Babinsa Labulia Sertu Saeful Hamdi, telah melakukan langkah luar biasa dengan menyediakan solusi bagi masyarakatnya. Dengan kerja keras dan dedikasi, ia berhasil mengorganisir distribusi air bersih secara teratur ke Dusun Labulia.
“Saya merasa tersentuh dan harus berbuat demi warga binaan, dengan kondisi warga yang sering kesulitan mendapatkan air bersih, dampaknya akan berakibat pada keseharian warga,” ujar Saeful Hamdi, Jum’at (15/9/2023).
Dalam kerjasama dengan pihak CV 88 Aurora yang berlokasi di Jln Bypass Desa Labulia, Babinsa mengorganisir pengiriman atau penyaluran air bersih ke dusun setempat. Mereka menggunakan truk tangki khusus untuk mengangkut air bersih dari sumber air terdekat dan mengirimkannya ke warga yang membutuhkan.
“Inisiatif ini Alhamdulillah mendapat dukungan positif dari seluruh komunitas maupun warga Dusun Labulia. Warga merasa sangat terbantu karena mereka sekarang memiliki akses yang lebih mudah dan teratur untuk mendapatkan air bersih, yang sangat penting untuk kebutuhan sehari-hari seperti minum, memasak, dan mandi,” terang Saeful.
Dijelaskan, selama musim kemarau saat ini, Saeful terus memantau situasi ini dan berkomitmen untuk menjaga pasokan air bersih tetap lancar untuk warga. Mereka juga mengedukasi warga tentang pentingnya pengelolaan air yang berkelanjutan dan penghematan dalam penggunaan air selama musim kemarau berlangsung.
Sebagai langkah proaktif yang kami lakukan untuk memberikan contoh nyata dari dedikasi kami terhadap kesejahteraan masyarakat setempat. “Semoga inisiatif ini dapat menjadi inspirasi bagi wilayah lain untuk mengatasi masalah serupa, dalam meningkatkan kualitas hidup penduduk desa khususnya dusun Labulia umumnya dan wilayah wilayah Lombok Tengah yang terdampak kekeringan dan membutuhkan pasokan air bersih,” Ujarnya. (m01/kr162)





