
Lombok Utara, newsmataram.id – Bupati Lombok Utara H. Djohan Sjamsu, SH menghadiri tasyakuran Hari Ulang Tahun ( HUT) Desa Rempek Darussalam yang Ke-3 Tahun 2023.
Thema yang diusung HUT Desa Rempek adalah “Tata Titi Tangguh, Menuju Masyarakat Desa Rempek Darussalam Maju, Mandiri, Sejahtera, Berbudaya dan berintegritas”
HUT yang dilaksanakan Rabu 5 Juli, selain dihadiri bupati, hadir juga Kepala UPT Samsat KLU H. Irnadi Kusuma, S.STP, Kadis Dukcapil KLU H. Rubain, S.Sos.,M.Si, Kabag Perintahkan Setda KLU Suparman, SH, Sekcam Gangga Ni Nyoman Kartini.
Bupati Djohan, menjelaskan, dimana Desa Rempek Darussalam sebelum mekar menjadi bagian dari Desa Rempek yang mana dulunya Desa Rempek tersebut juga menjadi bagian dari Desa Sambik Bangkol.
Seiring waktu, desa-desa di KLU melakukan pemekaran sehingga di usia Ke-15 Tahun, Lombok Utara sudah memiliki 43 desa, dimana 10 diantaranya mulai dibentuk sebagai desa persiapan pada tahun 2015 dan menjadi desa definitif pada tahun 2020 lalu.
“Semakin kecil wilayah atau desa, maka akan mempermudah pelayanan bagi masyarakat dan pembangunan akan terarah atau terukur,”ujarnya.
Dikatan bupati, seperti dilansir laman lombok utara, Lombok Utara semenjak menjadi daerah otonomi sendiri, sudah banyak program yang sudah dilakukan secara bertahap oleh pemerintah untuk meningkatkan pembangunan infrastruktur maupun Sumber Daya Manusia (SDM) di daerah.
Dengan mekarnya Lombok Utara dari Lombok Barat APBD KLU sekarang berada di angka 970 Milair, bahkan pernah tembus diangka 1,2 Triliun.
Tentunya perkembangan pendapatan asli di daerah kita cukup bagus dan menjadi modal untuk melakukan pembangun untuk mensejahterakan masyarakat.
‘’Daerah kita dikenal dengan daerah wisata, meliputi wisata alam, budaya, dan lainnya tinggal bagaimana kita selalu menjaga keharmonisan dan keamanan, sehingga setiap orang yang datang akan merasakan kenyaman,’’ jelasnya.
Bupati Djohan juga menjabarkan program Pemerintah pusat di KLU pada tahun 2023, yakni pelebaran jalan nasional dan akan memulai pembangunan jalan lingkar utara.
Selain itu juga Pemda dalam rangka pemulihan perkantoran pasca gempa 2018 lalu, pada tahun 2023 melakukan pembangunan tiga kantor OPD yang berada di kompleks pusat pemerintahan di Tanjung.
“Sedikit demi sedikit pembangunan di Lombok Utara mulai terwujud. Oleh karena itu mari kita saling memberi suport dan saling mendukung setiap program pemerintah,”tandasnya.
Diusia yang ketiga tahun sebagai desa yang baru, kita do’akan agar Desa Rempek Darussalam menjadi desa maju dan mandiri sehingga bisa bersanding dengan desa induk.
Desa Rempek yang di topang dengan ide-ide dan gagasan cemerlang dari kepala desa yang mampu memberikan apresiasi kepada semua orang yang memberikan kontribusi dalam pembangunan di desa.
“Kepada perangkat dan masyarakat untuk terus didukung semua program kepala desa, baik yang sudah d jalankan maupun yang belum dilakukan sehingga Visi-misi terwujud,”t harapnya.
Kepala Desa Rempek Darussalam Muliadi melaporkan , untuk memeriahkan HUT Desa Rempek Darussalam Ke-3 Tahun, banyak hal yang sudah dilaksanakan oleh panitia yang meliputi lomba pawai takbiran keliling, lomba masak bagi kader posyandu serta lainnya.
Terkait dengan pembangunan infrastruktur dan fasilitas kesehatan pada tahun 2024, pemerintah daerah akan membangun jalan dan Pustu yang ada di wilayah Desa Rempek Darussalam.
“Di usia yang ketiga tahun Desa Rempek Darussalam bisa lebih maju dan memiliki kantor yang definitive, sehingga pelayanan pada masyarakat lebih nyaman,” katanya. (LU5/RED)





