Site icon NEWS MATARAM

Busur Panah Retak Pemanah Internasional Tumbang, Kaltim Sabet Medali Emas

Mataram, newsmataram.id – Atlet panahan internasional berasal dari Jawa Timur Ahmad Habibi, yang baru saja habis berlaga di Turki mewakili Indonesia, akhirnya tumbang dan hanya meraih posisi ketiga di cabang panahan di FORNAS VIII 2025 ini.

Ahmad Habibi hanya mampu bercokol di posisi ketiga setelah dikalahkan dalam semi final oleh pemanah asal Papua Tengah Abi Abdullah.

Ahmad Habibi mengatakan, pada saat bertarung di babak semi final, busur panahnya retak sehingga mengaggu konsentrasinya. Selain itu, pada saat pertandingan, angin yang bertiup di lokasi pertandingan begitu kencang apalagi arahnya berlawanan dengan lokasi target panahan.

‘’Busur panah saya retak, padahal busur saya ini merupakan busur panah yang terbaik yang saya miliki, menyebabkan akurasi bidikannya jadi bermasalah juga karena retak,’’ katanya seusai lomba seraya bersukur bisa masuk menjadi juara ketiga.

Sementara itu, pada babak final Kalimantan Timur menambah satu medali emas dari cabang panahan ini, setelah atlet pemanah Zainul Inron Rifai, berhasil unggul juara satu di babak final yang digelar di Gelanggang Olah Raga Turida Mataram, Selasa 29 Juli 2025.

Posisi kedua diraih atlet pemanah asal Papua Tengah Abi Abdullah dan di posisi ketiga diraih atlet panahan asal Jawa Timur Ahmad Habibi, disusul posisi keempat Widianto asal Jawa Tengah.

Zainul Imron yang berasal dari Samarinda Kalimantan Timur ini, berlaga di kelas dewasa perorangan dan berhasil menyisihkan tiga atlet pemanah lainnya yang berasal dari Papua Tengah, Jawa Timur dan Jawa Tengah.

Persaingan sengit terjadi di cabang panahan kelas dewasa putra ini. Karena salah satu atlet yang masuk dalam babak final ini merupakan atlet panahan internasional Ahmad Habibi.

Ahmad Habibi berharap, NTB sebagai tuan rumah Fornas, kedepannya agar lebih di sempurnakan lagi, terutama venue yang digunakan untuk panahan. Kendati demikian ia mengaku sangat puas dengan pelaksanaan fornas di cabang panahan ini.

‘’Saya sangat puas pelaksanaan Fornas di NTB ini terutama di cabang panahan karena suasananya penuh kekeluargaan, baik dari masyarakatnya panitia maupun sesama atletnya,’’ jelasnya. (rom29/r01).

 

 

 

 

Exit mobile version