
Mataram, newsmataram.id – Dewan Pengurus Daerah (DPD) Backstagers Indonesia NTB resmi dilantik, Jumat malam (18/7/2025) di Teras Udayana Mataram. Dengan pelantikan ini, Backstagers Indonesia NTB resmi menjadi bagian dari gerakan nasional untuk memperkuat profesi di balik layar, serta mendorong NTB menjadi pusat penyelenggaraan event yang produktif, kompetitif, dan dikenal di tingkat nasional hingga internasional.
Sekjen DPP Backstagers Indonesia, Budi Susanto, mengajak seluruh pelaku industri event untuk mengubah paradigma dari sekadar event executor menjadi event creator yang berpikir dari hulu ke hilir, dari ide hingga dampak ekonomi riil.
Pelantikan DPD Backstagers Indonesia NTB ini selain dihadiri Gubernur NTB turut hadir Penjabat Sekda NTB, Kepala Dinas Perindustrian NTB, perwakilan dari Korem 162/Wira Bhakti, serta unsur Forkopimda Kota Mataram. Mereka menyambut baik hadirnya organisasi ini sebagai mitra strategis pembangunan daerah.
Meskipun tidak dapat hadir secara langsung, Ketua Umum Backstagers Indonesia, Andro Rohmana, menyampaikan dukungannya secara virtual. Ia mengungkapkan bahwa langkah yang dilakukan DPD NTB, termasuk usulan peta jarak industri kepada Kemenparekraf, mendapat sambutan positif dari pusat.
Gubernur NTB, Dr. H. Lalu Muhammad Iqbal yang menghadiri langsung pelantikan ini mengapresiasi atas terbentuknya DPD Backstagers Indonesia NTB.
Kehadiran organisasi ini sangat strategis dalam mendukung visi pemerintah provinsi untuk menjadikan NTB lebih makmur dan mendunia.
“Kehadiran Backstagers sangat tepat, karena sejalan dengan visi kami. Saya butuh ide-ide segar dari para event creator agar NTB bisa menyelenggarakan minimal satu event besar tiap bulan,” tandasnya.
Gubernur menegaskan industri event dapat menjadi solusi nyata bagi tantangan ekonomi daerah, termasuk dalam upaya menurunkan harga tiket pesawat dengan meningkatkan load factor kunjungan wisatawan sepanjang tahun.
“Event bukan sekadar biaya, tapi investasi. Kita tidak akan kehabisan ide di NTB, tinggal apakah kita mau menggarapnya bersama,” katanya dengan nada optimis.
Sementara itu Ketua DPD Backstagers Indonesia NTB, Lalu Rio Febri Saputra, menyatakan organisasi ini hadir bukan sekadar meramaikan panggung hiburan, tetapi juga mendorong tumbuhnya ekonomi lokal melalui industri event.
“Kami bukan hanya pelaksana event, tapi pemilik panggung di daerah sendiri. Setiap kegiatan menyerap puluhan hingga ratusan tenaga kerja dan menciptakan multiplier effect ekonomi yang nyata,” tegas Rio.
Ditambahkan, Backstagers berkomitmen menjadi wadah kolaboratif antara pemerintah, swasta, dan komunitas untuk menciptakan ekosistem industri event yang sehat, profesional, dan berkelanjutan.
“Mari kita tumbuh bersama, makmur bersama, dan mendunia bersama dari NTB untuk Indonesia,” pungkasnya. (mtr18/r01).
