
Mataram, newsmataram.id – KPU Kota Mataram Edy Putrawan, mengatakan proses pencoblosan dan proses perhitungan suara hasil pencoblosan pada pilkada Gubernur NTB dan Walikota Mataram nantinya sama persis dengan yang diperagakan hari ini. Kegiatan ini bertujuan sebagai informasi kepada masyarakat terkait proses pelaksanaan pemungutan suara pada Pilkada akan datang.
“Kami berharap Pilkada akan datang akan berjalan sukses, aman, lancar dan damai. Hari ini Alhamdulillah kita bisa hadir menyaksikan proses Pemungutan suara dan perhitungan suara hasil pencoblosan. Beginilah proses sesungguhnya yang akan dilaksanakan pada saat Pilkada serentak 27 November akan datang,’’ katanya saat membuka kegiatan simulasi Proses pelaksanaan Pencoblosan dan Perhitungan kotak suara hasil Pencoblosan pada Pilkada Serentak Kota Mataram di TPS.
Simulasi ini diselenggarakan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Mataram di salah satu TPS, tepatnya di TSP 4 linkungan GubukBbatu, Kelurahan Monjok Timur, Kecamatan Selaparang, Kota Mataram, Minggu (17/11/2024).
Kegiatan ini dihadiri Pemerintah Kota Mataram, Ketua KPU kota Mataram, Ketua Bawaslu Kota Mataram,Polresta Mataram, Dandim 1606/Mataram, Lurah Monjok Timur, para staf KPU dan KPPS Kota Mataram, serta Masyarakat Linkungan Monjok Timur.
Sementara itu mewakili Pjs. Walikota Mataram, Asisten 1 Kota Mataram Lalu Martawang, mengapresiasi kehadiran masyarakat. Ini membuktikan bahwa masyarakat siap mensukseskan pelaksanaan Pilkada serentak akan datang.
Kepada PPK dan PPS, Miq Awang sapaan akrabnya menghimbau agar kegiatan simulasi ini dijadikan percontohan baik dalam proses pelaksanaan maupun waktu yang dibutuhkan sehingga nanti pada saat pelaksanaan bisa dilakukan dengan Baik.
Kabagops Polresta Mataram Kompol I Gede Sumandra Khartiawan SH., MH., mewakili Kapolresta Mataram, kepada media ini mengatakan, simulasi yang dihadirinya tentu sangat penting untuk memperoleh bayangan langsung tentang proses pemungutan suara atau pencoblosan, sehingga pengamanan dapat dipersiapkan dengan matang.
“Simulasi ini tentu akan menjadi bayangan kita untuk melakukan pengamanan pada pelaksanaan pemungutan suara di TPS – TPS. Dari simulasi ini kita bisa prediksikan waktu yang dibutuhkan dalam proses pemungutan, hingga perhitungan hasilnya, sehingga pengamanan dapat dirancang sesuai dengan proses tersebut,’’ katanya.
Seperti halnya Pemerintah Kota Mataram, Polresta Mataram, tentu sangat berharap agar seluruh proses demokrasi ini dapat berjalan dengan baik, lancar dan aman. Diharapkan dukungan serta masyarakat agar selama proses pemungutan hingga perhitungan nantinya dapat berjalan sesuai harapan. (r01/pmtr17).

