
Mataram, newsmataram.id – Kepala Disnakertrans Provinsi NTB, I Gede Putu Aryadi, mengatakan Job Fair digelar sebagai salah satu upaya dalam menekan angka pengangguran di Provinsi NTB. Selain job fair, Pemprov NTB melalui Disnakertrans juga terus melaksanakan edukasi, mendatangkan instruktur dan para ahli, untuk memberikan informasi tentang kesempatan kerja di perusahaan baik di dalam maupun luar negeri.
Disnakertrans, terus mengembangkan dan membina bursa kerja khusus (BKK) di SMK dan perguruan tinggi seperti UNRAM, UIN Mataram, dan Stikes Yarsi. “Tujuannya adalah agar kita bisa berkolaborasi dalam melahirkan angkatan kerja yang memiliki kompetensi dan memberikan informasi agar pencari kerja bisa memiliki kesempatan dan akses ke dunia kerja,” jelas Aryadi pada acara Job Fair Disnakertrans NTB di Ballroom Islamic Center Mataram, Rabu (21/8/2024).
Dalam job fair yang dihadiri oleh ratusan masyarakat NTB dan diikuti oleh 53 perusahaaan baik swasta maupun BUMN yang ada di Lombok dan Swasta tersebut, Disnakertrans NTB juga melakukan Penandatangann MoU dengan Unit Penunjang Akademik Bimbingan Konseling dan Pembinaan Universitas Mataram, terkait Pembangunan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia.
Sementara itu, Penjabat Gubernur NTB Hassanudin diwakili oleh Sekretaris Daerah H. Lalu Gita Ariadi membuka secara resmi acara Job Fair Disnakertrans NTB ini.
Dalam job fair yang diikuti oleh 53 penyedia lapangan pekerjaan se-NTB ini, Miq Gite sapaannya, memberikan apresiasi dan penghargaan kepada Disnakertrans NTB, yang telah sukses menggelar acara Job Fair tersebut.
Job Fair, menurut Miq Gite, dapat memberikan sumbangsih dalam menggerakkan geliat ekonomi masyarakat yang ada di Provinsi NTB. Karena, dengan diselenggarakannya job fair ini, dapat mempertemukan para penyedia kerja dengan para pencari kerja.
Para penyedia kerja dapat menyebarluaskan kualifikasi SDM yang dibutuhkan, sementara para pencari kerja dapat menyiapkan diri untuk memenuhi kualifikasi tersebut. “Ini bisa menguntungkan kedua belah pihak. Pencari kerja mengetahui kualifikasi yang ditentukan penyedia kerja, sementara penyedia mendapatkan kualifikasi yang dibutuhkan,” jelas Sekda.
Berbagai ikhtiar Pemerintah Provinsi NTB dalam membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat. Salah satunya dengan menyelenggarakan berbagai event bersekala nasional maupun internasional di NTB. Dengan adanya beraneka event ini, berbagai lapangan pekerjaan terbuka, termasuk ekonomi kreatif yang bisa diinisiatif oleh masyarakat.
Oleh karena itu, Sekda NTB meminta dukungan kepada masyarakat dalam setiap event yang digelar. ‘’Job Fair ini dapat terus ditingkatkan kualitas dan kuantitasnya dari waktu ke waktu. Sehingga semakin banyak para penyedia kerja dan pencari kerja dapat dipertemukan dan membuat kesejahteraan ekonomi masyarakat NTB semakin meningkat,’’ pungkasnya. (r01/dk21).
