Site icon NEWS MATARAM

Razia Penjual Takjil, BBPOM Mataram Temukan Kerupuk Mengadung Boraks

Mataram, newsmataram.id – Kepala BBPOM Mataram Yosef Dwi Irwan Prakasa S.Si., APT. mengatakan, Balai Besar Perngawas Obat dan Makanan (BBPOM) Mataram melakukan razia ke sejumlah lokasi penjualan takjil, dengan melakukan uji sampling dan menemukan makanan yang mengadung boraks.

Di sejumlah lokasi penjualan takjil dilakukan uji sampling, sebanyak 82 sampel jajan takjil yang diuji, diantaranya, peempek, cilok, bakso, gula kapas, kerupuk, terasi, siomay, kurma, es campur, cantik manis dan tahu. Makanan tersebut dilakukan uji cepat terhadap formalin, boraks, rhodamin B dan methanil yellow.

‘’Hasilnya 79 sampel memenuhi syarat, dan tiga sampel kerupuk tidak memenuhi syarat karena mengandung Boraks,’’ katanya disela-sela pelaksanaan uji sampling. 

Disebutkan, setidaknya dilakukan uji sampling di empat lokasi yang berbeda di tempat penjualan takjil jelang buka puasa. Lokasi yang didatangi BBPOM Mataram, yaitu Lapangan Pagutan, Panji Tilar, Tembolak dan Jalan Majapahit.

Karena dari hasil uji lab makanan jenis kerupuk yang dijual tersebut tidak memenuhi syarat edar, maka dilakukan pembinaan dan peringatan langsung kepada penjualnya, untuk tidak lagi memperjualbelikan kerupuk yang mengadung Boraks

Yosef berharap,  dengan razia dan uji lab langsung di lokasi penjual takjil ini, diharapkan dapat membantu masyarakat untuk memilih jenis makanan takjil selama bulan ramadhan yang tidak membahayakan kesehatan.

‘’Makanan yang mengandung Boraks dapat menyebabkan  iritasi saluran pernafasan, iritasi kulit dan mata, mual dan sakit kepala. Dan jika dikonsumsi dalam jangka panjang dapat menyebabkan kerusakan ginjal, kegagalan system sirkulasi akut hingga kematian,’’ jelasnya. (am01/red18).

Exit mobile version