
Mataram, newsmataram.id – Ratusan anak yatim dan lanjut usia, melakukan doa bersama di kantor pusat Lajuyapi Indonesia, lingkar selatan Kota Mataram. Doa bersama ini dihajatkan agar tetap sehat menyambut bulan suci ramadhan dan pelaksanaan pemilu 14 Februari 2024, berjalan jujur dan adil.
Doa bersama ini selain dihadiri oleh anak yatim dan lanjut usia, hadir juga tokoh agama dan tokoh masyarakat, dimana kegiatan ini diawali dengan sholat asar berjamaah, kemudian dilanjutkan dengan pembacaan surat yasin, dan doa kanjul aras, yang dipimpin langsung oleh Ketua Umum Lajuyapi Indonesia, DR. H. Ahmad Rusni, SE., MM., M.Pd.
Berkumpul bersama anak yatim dan lanjut usia ini, bukan pertama dilakukan oleh Lajuyapi, bahkan kegiatan doa bersama ini dilaksanakan sebulan dua kali, dengan mengumpulkan anak-anak yatim dari seluruh kabupaten di pulau lombok secara bergiliran.
Setelah doa bersama, kemudian dilanjutkan dengan tausiah oleh Ahmad Rusni, terkait bagaimana menjalankan hidup di zaman yang era digital seperti sekarang ini, sehingga harus memiliki dayan tangkap yang kuat, terutama para pengasuh anak yatim, dimana mereka ini adalah genersi yang akan melanjutkan perjuangan orang tua dan keluarga mereka.
‘’Mari kita laksanakan apa yang dicontohkan oleh nabi dan rasul sebagai pegangan hidup,’’ jelasnya, Minggu 11 Februari 2024.
Ditambahkan, setelah kita beriman, agar hidup tidak merugi, maka harus saling isi mengisi, saling nasehat menasehati. Termasuk harus tetap bersabar dan taat kepada Allah SWT. ‘’Kita raih kesabaran ini melalui rasa sukur,’’ katanya seraya menambahkan karena semakin banyak bersukur, maka Allah SWT akan menambah pula nikmat-nikmat yang lainnya.
Ketua Umum Lajuyapi Indonesia juga menjelaskan, berbagai program yang telah dilakukan DR. H. Ahmad Rusni, SE., MM., M.Pd, yang selama ini dikenal sebagai owner sejumlah perusahaan yang bergerak di bidang perumahan tersebut. Termasuk telah berhasil mendirikan sebuah lembaga yang diberi nama Lanjut Usia dan Yatim piatu yang disingkat Lajuyapi bersekala nasional, dan sekaligus bertindak sebagai ketua umumnya.
Ketua Umum Lajuyapi Indonesia, DR. H. Ahmad Rusni, SE., MM., M.Pd, kepada media ini menjelaskan, Lajuyapi bergerak dibidang sosial kemasyarakatan, sudah memiliki kepengurusan di seluruh Indonesia.
Disebutkan oleh Haji Ahmad Rusni, kepengurusan Lajuyapi hingga bulan Desember 2023, telah terbentuk 80 persen di 34 provinsi di Indonesia, yang terbagi menjadi 514 kabupaten kota.
Selain sebagai yayasan yang bergerak di bidang sosial, Lajuyapi juga bergerak untuk mencetak lapangan kerja, melalui pembinaan pembekalan kerja langsung atau PPKL. Dalam PPKL ini. Para generasi muda dicetak menjadi para pekerja mandiri, dibekali dengan ilmu pengetahuan dan praktik kerja, sebagai bekal mereka menjadi wirausaha mandiri.
Selama menjalani PPKL, selain mendapatkan honor bulanan sesuai dengan UMR yang berlaku di daerah setempat, mereka juga diajarkan bagaimana mengelola management perusahaan, sehingga dalam meniti karir akan menjadi pengusaha sukses.
Lajuyapi yang berkantor pusat di NTB ini, merupakan salah satu yayasan sosial yang mandiri dan bertujuan membantu masyarakat agar memiliki lapangan kerja, salah satunya dengan PPKL berbagai bidang usaha, sehingga para generasi muda, termasuk para yatim piatu, setelah dewasa nanti, memiliki penghasilan yang layak di atas UMR melalui penerapan bagi Hasil
Termasuk di Pulau Lombok ini, anak yatim piatu dan lanjut usia akan diberikan hak dan bantuan yang sama. Dimana anak yatim piatu akan dibantu dengan penerbitan buku rekening tabungan, agar mudah memperoleh bantuan, baik dari yayasan maupun dari masyarakat. Dan rekening tersebut juga sudah dilengkapi dengan ATM, sehingga mudah digunakan kapan saja.
Sementara untuk mereka yang jadi pengurus Lajuyapi, akan diberi bantuan juga, berupa lapangan kerja, dengan cara bagi hasil dari perkebunan dan peternakan. Untuk Lombok Barat misalnya, sudah disiapkan lahan di Dusun Bakong untuk digarap oleh pengurus Lajuyapi yang ada di Lombok Barat.
Untuk saat ini program Lajuyapi yang telah berjalan di tengah masyarakat, ada tiga program untuk lanjut usia maupun anak yatim piatu. Diantaranya menciptakan lapangan kerja, program Usaha Harmoniskan alam menjadi sehat ekonomi kuat, dan berbagi dengan anak yatim piatu yang dilakukan dari pintu ke pintu.
‘’Insya allah Lajuyapi akan terus berkembang di setiap Kecamatan dan dusun. Karena, para pengurus ini akan menjadi tonggak suksesnya para anak-anak yatim piatu nantinya, hingga bisa bersekolah dengan memiliki ilmu yang setingi-tingginya, dengan biaya yang telah disiapkan melalui buku tabungan itu,’’ pungkasnya. (m01/adv)
