Site icon NEWS MATARAM

Panen Melimpah, Warga Desa Kayangan Gelar Roah Bedugul  

Lombok Utara, newsmataram.id – Masyarakat Dusun Tanaq Muat menggelar acara adat  Roah Bedugul, dimana kegiatan ini sebagai wujud rasa syukur masyarakat atas hasil panen melimpah yang diperoleh dan sebagai kegiatan adat tahunan masyarakat di diwilayah Desa Kayangan

Kegiatan Roah Bedugul ini dihadiri oleh Bupati Lombok Utara H. Djohan Sjamsu, SH, Sekcam Kayangan Sapruddin M.Pd, Kades Kayangan Edi Kartono, SE, serta masyarakat setempat.

Bupati H. Djohan menyampaikan Lombok Utara  selain memiliki laut yang luas, tetapi juga memiliki lahan pertanian dan perkebunan yang luas. “Hasil pertanian di KLU pertahun dapat mencapai angka 70 Milyar,”  sebutnya. 

Dengan adanya bantuan yang diberikan Pemerintah Daerah  dapat membantu proses pertanian di Desa Kayangan untuk memaksimalkan hasil pertanian yang memiliki dampak juga pada peningkatan pendapatan daerah.

“Selaku Kepala Daerah saya sangat bersyukur atas hasil pertanian yang melimpah, untuk itu Pemda terus melakukan banyak inovasi dalam mendukung sektor pertanian, demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat,”ucapnya seperti dikuitp dari laman pemkbat Lombok Utara.

Terkait dengan hasil panen yang didapat, Bupati Djohan berpesan pada seluruh petani yang mendapatkan hasil panen melimpah untuk mengeluarkan zakat dan sedekah melaui  Baznas KLU, dimana zakat yang dikeluarkan dapat juga membantu masyarakat lain yang tidak mampu. 

“Tradisi Roah Bedugul ini sebagai wujud syukur secara adat, selain itupula bersukur secara agama dengan cara ZIS perlu dilakukan,” tuturnya.

Kades Kayangan Edi menjelaskan kegiatan Roah Bedugul sebagai bentuk rasa syukur masyarakat yanga da di Desa Kayangan atas hasil panen yang didapatkan, dimana di Desa Kayangan sendiri terdapat 4 P3A yang rutin melaksanakan Roah Bedugul, salah satunya P3A Lendang Jurang Dusun Tanaq Muat. 

Untuk P3A Lendang jurang memiliki  luas 160 Hektar lahan pertanian dan masyarakat  melakukan dua kali musim tanam. “Musim tanam pertama ditanami padi, sedangkan musim tanam kedua ditanami jagung atau kacang,” jelasnya. 

Sebagai sarana pendukung pertanian, saluran irigasi di P3A Lendang Jurang belum semuanya permanen,namun ikhtiar terus dilakukan,  Pemdes Kayangan melakukan perbaikan sarana pertanian tersebut dimana Pemda memberikan bantuan sejumlah 100 juta untuk pembangunan saluran irigasi. (LU13/RED)

Exit mobile version